B2B heavy-equipment marketplace
Produk apa
Perombakan marketplace alat berat menjadi platform pengadaan untuk pembeli korporat.
Untuk siapa
Pembeli korporat yang membeli lewat persetujuan internal, dan merchant alat berat yang menjual kepada mereka.
Cara kerjanya
Delapan workstream dalam satu rencana, dari penyederhanaan listing dan registrasi sampai opsi pembayaran, laporan merchant, dan alat inspeksi mobile.
Masalahnya
Konteks
Sebuah marketplace yang menghubungkan merchant alat berat dengan pembeli korporat tumbuh dengan model e-commerce standar. Procurement korporat tidak bekerja seperti keranjang belanja.
Nama klien dirahasiakan karena NDA. Detail di bawah sudah digeneralisasi.
Yang kami pelajari lebih dulu
Ada empat masalah di balik 'situsnya terasa usang': checkout yang tidak cocok dengan pembelian berbasis persetujuan, satu metode pembayaran saja, tiga jalur registrasi yang membingungkan, dan merchant yang tidak bisa melihat performanya sendiri.
Batasan
- Anggaran effort (man-days) sudah disepakati sebelum discovery selesai
- Versi framework yang sudah end-of-life harus di-upgrade bersamaan dengan fitur baru
- Tim kecil: satu engineer untuk backend, web, CMS, dan mobile
Peran saya
Peran Richard di proyek ini
Product & Project Manager, QA
Skill produk
- Penulisan PRD
- Penyesuaian scope
- Desain alur procurement
- Diagram proses
Skill proyek
- Manajemen program
- Checkpoint klien
- Jira
- QA end-to-end
Sebagai product manager
- Menulis PRD dan brief penyesuaian scope
- Mengubah alur belanja menjadi alur pengadaan
- Menggambar diagram alur pembayaran dan proses
Sebagai project manager
- Menjalankan program 9 bulan dalam 5 fase, discovery sampai UAT
- Mengadakan checkpoint mingguan dengan klien dan melacak 8 workstream di Jira
- Menjalankan QA end-to-end di staging dan mengonsolidasi laporannya
Bukan peran saya
- Proposal komersial dan harga: ditangani pimpinan Summon
Pekerjaannya
Keputusan kunci & trade-off
- Keputusan 01
Reset scope setelah PRD, secara tertulis
Setelah PRD rinci, beberapa permintaan jelas melebihi effort yang disepakati atau di luar peran yang dikontrakkan. Saya menulis brief penyesuaian scope (versi internal dan versi klien) yang merinci setiap item, effort-nya, dan pilihannya.
Trade-off Percakapan yang tidak nyaman di awal, supaya tenggat tetap aman di akhir.
- Keputusan 02
Uji perjalanan pembeli secara utuh
QA mengikuti perjalanan utuh (registrasi โ listing โ transaksi โ bayar โ laporan) terhadap PRD, dan memisahkan yang benar-benar baru dari yang sudah ada, supaya klien melihat progres dalam bentuk perjalanan yang sudah berjalan.
Trade-off Lebih lama daripada mengecek tiket satu per satu, tapi mencerminkan cara klien benar-benar memakai produknya.
Cara membangunnya
Delapan workstream: listing, registrasi, transaksi dan opsi pembayaran yang disederhanakan, penyesuaian fitur, laporan merchant, upgrade framework, dan aplikasi inspector mobile, dikerjakan dalam lima fase dari discovery sampai UAT.
- Item โ perilaku yang diminta โ dampak effort โ rekomendasi
- Masuk scope sesuai kesepakatan / Disesuaikan (versi lebih kecil sekarang) / Ditunda ke fase berikutnya
Hasilnya
- 8
- workstream dalam satu rencana
- 5
- fase delivery, discovery sampai UAT
Yang akan saya lakukan berbeda
Saya akan mendorong pembahasan scope sebelum estimasi effort ditandatangani. Brief-nya berhasil, hanya saja datang lebih lambat dari seharusnya.